Make your own free website on Tripod.com

FORUM ILMIAH TAHUNAN DAN

 KONGGRES IKATAN SURVEYOR INDONESIA

Strategi Menuju Terwujudnya Interoperabilitas Antar Sistem Informasi Spasial

Yogyakarta, Hotel Natour Garuda, 2- 3 Oktober 2002

 

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB, dihadiri oleh lebih dari 400 orang peserta, diawali dengan sambutan Ketua Panitia Seminar dan Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia, Ir Subaryono M.A., Ph.D lalu dilanjutkan oleh sambutan Ketua Umum dan Direktur Konggres Ir Sumaryo Joyosumarto M.Si. Dalam sambutannya beliau menyinggung pentingnya geoinformasi dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi dewasa ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pada kesempatan ini hadir pula Menteri Informasi dan Komunikasi, Syamsul Muarif dan Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Dr Sofian Effendi. Selanjutnya acara sambutan diteruskan oleh Ketua Ikatan Surveyor Indonesia ( ISI ), Ir Kurdinanto Sarah MSP. Disela-sela sambutannya Ir Kurdinanto Sarah MSP, menyerahkan secara simbolik sertifikat surveyor kepada Ir Nicolas Sutopo dan Ir Indra Wijaya, sebagai awal program sertifikasi yang dilaksanakan oleh Ikatan Surveyor Indonesia kepada anggotanya.Adapun Sertifikasi tersebut adalah sebagai berikut :

Dalam kesempatannya memberikan sambutan Menteri Informasi dan Komunikasi Syamsul Muarif, mengungkapkan supaya ISI dapat memberikan masukannya di bidang system informasi untuk membantu melihat permasalahan nasional secara utuh dan integral sebagai satu kesatuan.

 

Setelah membuka secara resmi Forum Ilmiah Tahunan dan Konggres Ikatan Surveyor Indonesia, Menteri Informasi dan Komunikasi Syamsul Muarif beserta rombongan melihat-lihat stan-stan pameran yang diikuti oleh :

 

a.        PT  WAINDO SPECTRA

b.       PT. DATA SCRIPT

c.        PT. ADHIMULIA INTERNIAGATAMA

d.       SUMBERDAYA KOMTELINDOTAMA

e.        BAKOSURTANAL

f.         PT ALMEGA GEOSYSTEM

g.       PT. ASABA

h.       PT. HIDRONAV TEHNIKATAMA

i.         PT. BUMI INDERA SAKTI

j.         PT. EXSA INTERNASIONA

 

 

Sesi selanjutnya adalah panel diskusi yang melibatkan dua orang pembicara yaitu Dr. Ir Sobar Sutisna M.Surv.Sc mewakili Deputi II Infrastruktur Data Spasial Bakosurtanal dan Ir Chaerul Ahmad, Deputi II BPN Bidang Informasi Pertanahan. Acara panel diskusi ini dimoderatori oleh Ir Djoko Walijatun M.Sc. Dalam uraian singkatnya Dr Ir Sobar Sutisna M.Surv. Sc  menekankan perlunya pembangunan Infra Struktur Data Nasional ( IDSN ) yang meliputi komponen kelembagaan, peraturan perundangan, data utama, IPTEK, pengembangan SDM. Yang menarik adalah perlunya upaya menciptaka suatu iklim agar masyarakat dapat merasakan keuntungan dalam upayanya berpartisipasi dalam program IDSN ini. Selama masyarakat merasa tidak mempunyai keuntungan apapun untuk mendaftarkan datanya maka program ini akan berjalan lambat. Sedangkan Ir Chaerul Ahmad yang adalah lulusan Jurusan Teknik Geodesi ITB ini, memaparkan rencana ke depan dari system yang akan diterapkan BPN dalam melakukan pendaftaran tanah nasional yang saat ini bru diselesaikan sebanyak 20 % dari total perkiraan jumlah persil tanah yang ada di Indonesia. Konsep PPBT ( Pejabat Pengukur Batas Tanah ) juga disinggung sedikit dalam uraiannya. Beliau mengatakan peran yang lebih besar akan diberikan kepada tenaga Geodesi atau surveyor kita, namun itu semua memerlukan tanggung jawab yang tinggi pula. Kemampuan surveyor kita di lapangan kadang sering memprihatinkan. Sehingga realitas ini seharusnya ditanggapi oleh para surveyor dengan meningkatkan kualitas SDMnya sendiri.

 

Setelah break makan siang peserta Forum Ilmiah Tahunan dipersilakan untuk memilih topik ilmiah yang ingin dihadirinya untuk saling berdiskusi dengan peserta forum lainnya. Ada 3 topik utama yang ditawarkan yaitu :

  1. Pengembangan Teknologi Geomatika dan Sistem Informasi Spasial
  2. Pengembangan Aplikasi Teknologi Geomatika dalam Sistem Informasi Spasial
  3. Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

 

Berikut ini rincian makalah yang dipresentasikan untuk masing-masing tema :

  1. Pengembangan Teknologi Geomatika dan Sistem Informasi Spasial

An Integration of Spectral and Textural Features Derived from IKONOS Image to Improve Classification of Agricultural Land Covers

Ketut Wikantika, Satoshi Uchida, Dwi Kuncoro dan Agung Budi Harto

Analisis Sensitivitas Metode Deteksi Perubahan Liputan Lahan dengan Teknik Penggabungan Data Citra

Diyono, Bambang E Leksono, Irawan Sumarto

Penggunaan Airborne Laser Scanning (ALS) untuk Pengadaan DTM Berketelitian Tinggi

Heri Sutanta

Aplikasi Basis Data Strategis Rupabumi

Fahmi Amhar, Agus Prijanto

Mencari Panduan SIG

Fahmi Amhar

Titik Kontrol Geodetik (Bench Marks)  “Monumen Masa Lalu Untuk Digunakan Di Masa Mendatang”

Rochman Djaja

Spatial Data Standard, Sebuah Prasarana Untuk Memudahkan Pertukaran Data Spasial

M.A. Syafi’I

Aplikasi Autodesk MapGuide Untuk Membangun Sistem Informasi Lingkungan Pantai dan Pelabuhan Berbasis Web

Aprijanto, Eko Susilo, Djurjani, Bintoro Eko Putranto

Strategi Pemetaan Nasional di Abad ke –21:  Konsep Reorganisasi dan Reformasi  Pemetaan dalam Menghadapi Era Otonomi Daerah

Jacub Rais

Analisis Transformasi Datum dari Datum Indonesia 1974 ke Datum Geodesi Nasional 1995

Eko Yuli Handoko dan Hasanuddin Z. Abidin

Konsep Penentuan Sea Surface Topography dengan Memanfaatkan Data Undulasi Geoid Hasil Pengamatan GPS

Edwin Tjahyadi, Rinto Sasongko

Kombinasi GPS-levelling dan GPS-tachymetry untuk Efisiensi Pemetaan Situasi

B Setyadji, DA Sarsito, D Wisayantono

Studi Ketelitian Hasil Pengolahan Baseline dengan Menggunakan Perangkat Lunak Bernese dan SKI

Bilal Ma’ruf, Sunny Junaida S

Pengaruh Koreksi Troposfer Model Hopfield terhadap Baseline dan Koordinat

Indra Syafriya, Bilal Ma’ruf

Penentuan Posisi Target Secara Otomatis Menggunakan Transformasi Hough

Harintaka, Djurdjani

Basis Data Kadastral Dijital (Digital Cadastral Data Base)

Ir. Yuli Mardiyono, M.Eng.Sc, Ir. Gabriel Triwibawa, M.Eng.Sc

Towards the Mapped Indonesia at 1:10,000 Scale through NEXTMap Indonesia Project

Tono Saksono, Ph.D

Kajian Kebutuhan Basisdata Spasial Untuk Mendukung Pengelolaan Pesisir di Indonesia

Sri Hartini, Suwahyuono, A. Ari Dartoyo

  1. Pengembangan aplikasi Teknologi Geomatika dan Sistem Informasi Spasial

Urgensi Penerapan Kemitraan Tiga Dimensi dalam Pengukuran dan Pemetaan Kadastral

M Tony S Haroen

Pertanahan dan Perpajakan di Propinsi DKI Jakarta

SB Silalahi, Samsul Hadi, RJ Lumempouw

LIS Surakarta: Sejarah dan Status Perkembangannya

Agus P Saido

Aplikasi Sistem Informasi Geografik (SIG) untuk Zonasi Nilai Tanah

Waljiyanto, Yandi Sumardi

Studi Kemampuan GPS Untuk Pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan

Bilal Ma’ruf, Agus Supriyanto

Pemetaan Potensi Sektor Wilayah Kecamatan dengan GPS untuk Mendukung Penyusunan Rencana Strategis Kecamatan

Farchan H.P., Albery, Erwin Sasongko

Studi Kemampuan GPS Dalam Penjejakan Kereta Api Pada Rute Bandung – Jakarta

Hasanuddin Z. Abidin dan Nazib Faizal

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis untuk Mengetahui Nilai Bangkitan Lalu Lintas Angkutan Kota (Studi Kasus Kota Malang)

Bambang Priyo N, DK Sunaryo, Rinto Sasongko

Pemrosesan Fotogrametri Sistem Digital dengan Dekstop Digital Photogrammetry System (DPPS) – 3D Mapper untuk Pemetaan Kota Bontang, Kalimantan Timur

Soeta’at, Haryuatmanto

Mendeteksi Kondisi Air Tanah

Rochman Djaja

Pemanfaatan Teknologi SIG untuk Pemodelan Komposisi Penggunaan Lahan Guna Memperoleh Temperatur Lingkungan Ideal

DK Sunaryo, Irawan Sumarto, Cecep Rustana, Rinto Sasongko

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis untuk Kajian Potensi Kualitas Air Wilayah Pertambakan (studi Kasus Kabupaten Sidoarjo – Jawa Timur)

Deddy K Sunaryo, Endang S, Rinto Sasongko

Kontribusi Satelit Altimetri Topex/Poseidon untuk Penentuan Zona Upwelling

Abdul Basith

Aplikasi Survey dan Pemetaan Dalam Penambangan Bawah Tanah (Underground) di PT Freeport Indonesia (PTFI)

Benget MR Hutauruk, Gunawan Putra Jaya, Marisa Mei Ling

Using Integrated Geomatics Technologies for 3-D Maritime Navigation

M. Edwin Tjahjadi

Tinjauan Penggunaan Bidang Geoid Sebagai Chart Datum Bagi Peta Bathymetri.

Irdam Adil, Wiwin Windupranata

Penetapan Batas Landas Kontinen Indonesia

Eka Djunarsjah, Tangguh Dewantara

Studi Deformasi Gunung Api di Indonesia Dengan Metode Survei GPS

Hasanuddin Z. Abidin , M. Hendrasto, H. Andreas, M. Gamal, M. A. Kusuma, O.K. Suganda, A.D. Wirakusumah

Penerapan Metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference Systems Pada Data Pasut untuk Prediksi El-Nino Tahun 2002

Wiwin Windupranata

 

Pengembangan Sistem Informasi Bencana (SIMBe) sebagai Upaya Antisipasi Bencana Alam dengan Pendekatan Informasi Spasial

B Setyadji, DA Sarsito, A Fuad

Penerapan Sistem Informasi Geografis untuk Menentukan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Gunungkidul

Djati Mardiatno

Peranan Geodesi Dalam Mitigasi Bencana Alam

D.A. Sarsito dan B. Setyadji

Analisis SWOT untuk Manajemen Bencana Alam di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kirbani, Aris Sunantyo, Wahyudi

Evaluasi Banjir Sesaat Menggunakan Foto Udara dan SIG di Daerah Aliran Sungai Kening Kab. Tuban, Jawa Timur

Didiek Purwadi

Memperkenalkan Konsep Kadaster Laut di Indonesia

Jacub Rais

Penetapan Lowest Astronomical Tide Sebagai Air Rendah Tunggal Untuk Penetapan Batas Laut.

Eka Djunarsjah

Pemanfaatan Koreksi Bias Troposfer untuk Pemantauan dan Pemetaan “Wet Delay “ dengan Teknik GPS di Kota Bandung

Bambang Setyadji

Kajian Kalibrasi Scanner Menggunakan Pelat Grid

Bobby Santoso D, Agung Budiharto

Status Bilangan Rayleigh dan Interval Pengamatan Kedudukan Muka Air Laut dalam Penentuan Komponen Pasut menggunakan Metode Kuadrat Terkecil

Widyo Nugroho Sulasdi, Eka Djunarsjah, Sujana

Pelampung GPS Untuk Pengamatan Muka Laut

Imam Mudita

Integrated Adjustment Untuk Kebutuhan Survey Kadastral

S.Hendriatiningsih

Ekosistem Terumbu Karang Studi Kasus Pulau-pulau Kecil, Propinsi Kalimantan Selatan

Dra. Siti Imami Suwondo, MS.

Aplikasi Radar Interferometri Dalam Pemetaan

Sardjono, Tony Said

Identifikasi Batas Fisik Topografi Melalui Pendekatan Teknik Penginderaan Jauh Untuk Penentuan Batas Wilayah

Lulus Hidayatno, Rokhyadi

 

 

  1. Pendidikan dan Pengembangan SDM

Pergeseran Dari Teknik Geodesi ke Teknik Geomatika – Sertifikasi Kompetensi Baku “Surveyor Geomatika”

Jacub Rais

Sekretariat Bersama BKGD-PII, ISI, ISKI, dan IKAPEKA sebagai Sarana Pembinaan Profesi Survei dan Pemetaan di Propinsi DKI Jakarta

Mulianov Setiadi, Sugiyanto

ISI-ONLINE Suatu Konsep Menuju “Virtual Communication” Untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Survey dan Pemetaan Dalam Penyediaan dan Penyajian Data Geografi di Indonesia

Eko Susilo

Selayang Pandang Profesi Geodesi dan Tantangan Masa Depan

Edi Sutopo

Strategi Geomatika Indonesia Menghadapi Globalisasi

Samsul Hadi, Sugiyanto

Mencari Model dan Metode Pembelajaran yang Efektif Untuk Menyiapkan Surveyor Indonesia Menyambut AFTA (2003) dan WTO (2020)

Soeprapto

Pengembangan Sumber Daya Manusia Survey dan Pemetaan Melalui Lembaga Pendidikan Profesional Politeknik

Rinto Sasongko

Peran Perguruan Tinggi Sebagai Pelaksana Proses Kualifikasi Dalam Rangka Program Sertifikasi Surveyor Indonesia

Bobby Santoso D, T. Lukman Aziz

Program Master Survey Hidrografi di Universutas Sains Terapan Hamburg, Jerman

Haryono

 

Namun sayang karena sesuatu hal yang tak dapat ditinggalkan Prof Jacub Rais tidak dapat menyampaikan makalahnya dalam Forum Ilmiah Tahunan kali ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh Geodeta dari Bapak Heri Sutanta ST, M.Sc prosentase makalah yang berasal dari mahasiswa adalah 0%. Hal ini disebabkan Karena mahasiswa minim menulis dan kurang suka terlibat dalam hal-hal ilmiah. Sedangkan makalah yang berasal dari Jurusan Teknik Geodesi UGM adalah sebanyak 10 makalah.

 

Menjelang akhir acara diadakan Konggres Ikatan Surveyor Indonesia yang membicarakan masalah internal organisasi dan  pemilihan Ketua ISI untuk periode berikutnya. Berikut ini adalah beberapa orang kandidat yang dicalonkan  menjadi Ketua ISI :

 

Setelah diadakan pemungutan suara ternyata perolehan terbesar sebanyak 47 suara jatuh kepada Dr Ir Sobar Sutisna M. Surv.Sc. Pemilihan ketua ini diikuti oleh 135 orang peserta anggota ISI. Dengan demikian Dr Ir Sobar Sutisna M.Surv. Sc resmi menjadi Ketua Ikatan Surveyor Indonesia yang baru. Dalam sambutannya beliau mengharapkan segenap dukungan untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai Ketua ISI, dan beliau juga berharap agar ISI mampu menjadi pressure bagi kebijakan pemerintah, sehingga ISI mampu menjadi pengarah bagi pengambilan keputusan yang penting untuk kepentingan Nasional. Pada kesempatan ini ditetapkan pula tempat Forum Ilmiah Tahunan ISI tahun 2003 yaitu di kota Malang. (ww )